KEGIATAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN INTERNAL (SPMI) BAGI SEKOLAH MO

Senin, 14 Okt 2019 | 13:14:11 WIB - Oleh Pembinaan SMP

Pada tanggal 4 Oktober 2019 bertempat di Aula Disdikbud Kabupaten Pati telah diselenggarakan Kegiatan Pendampingan I Implementasi SPMI bagi Sekolah Model oleh LPMP Jawa Tengah. Perlu diketahui bahwa pada tahun 2019 di Kabupaten Pati terdapat 27 Sekolah Model SPMI yang meliputi jenjang SD, SMP, SMA dan SMK. Pada siang harinya Tim Fasilitator dari LPMP melakukan visitasi ke beberapa sekolah sampel.

Mengapa perlu Sekolah Model SPMI ??

Pemerintah, melalui Permendikbud Nomor 28 Tahun 2016 telah mengembangkan sistem penjaminan mutu pendidikan menjadi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). SPMI merupakan sistem penjaminan mutu yang berjalan di satuan pendidikan yang dijalankan seluruh komponen dalam satuan pendidikan. SPMI meliputi seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan seluruh sumberdaya yang ada untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan.

Pemerintah mengembangkan satuan pendidikan terpilih untuk dijadikan contoh implementasi penjaminan mutu pendidikan secara mandiri yang disebut sebagai sekolah model. Sekolah model dimaksudkan sebagai gambaran/contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam implementasi penjaminan mutu pendidikan sehingga terjadi pola pengimbasan pelaksanaan penjaminan mutu.

Sekolah model telah difasilitasi dalam implementasi SPMI melalui Bimbingan Teknis dan evaluasi implementasi SPMI bagi Sekolah Model dengan peserta yang terdiri atas unsur Kepala Sekolah dan Tim Penjaminan Mutu Pendidikan tingkat Sekolah (TPMPS). Sekolah model juga telah menetapkan sekolah-sekolah dalam satu daerah binaannya untuk pelaksanaan pengimbasan. Dengan pola pengimbasan diharapkan pada akhirnya akan mencapai seluruh satuan pendidikan.

Hasil dari SPMI adalah terjadinya peningkatan mutu pendidikan pada level sekolah dari waktu ke waktu. Keberhasilan SPMI di setiap Satuan pendidikan ditunjukkan oleh peningkatan skor dari setiap standar setiap kali dilakukan penilaian. Selanjutnya nanti, penentuan dan kriteria sekolah akan didasarkan pada hasil rapot mutu SPMI  dari masing-masing sekolah.




Tuliskan Komentar